BUSUNGBIU - Tim Promkes UPTD Puskesmas Busungbiu I melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Refreshing Kader Posyandu di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Kedis mulai pukul 09.00 WITA.Pembinaan ini diikuti oleh 15 kader dari 3 Posyandu di Desa Kedis: Posyandu Jaka sari, Jaka tebel, dan Posyandu Pinjinan.
Bersama Bidan Desa Kedis Bidan Kadek Rika Sawitri, SST dan Tim Promkes Puskesmas Busungbiu I. Materi Pembinaan yang diberikan: Penguatan 5 Meja Posyandu, alur pelayanan, pembagian tugas kader, dan pencatatan yang benar di Buku Bantu Kader. Deteksi Dini Stunting oleh Petugas Gizi: Cara ukur TB/PB akurat dengan alat antropometri, interpretasi hasil Z-Score, dan rujukan balita gizi kurang. Pencatatan Digital EPPGBM yang dilanjutkan dengan simulasi input data balita ke aplikasi EPPGBM Kemenkes via HP kader.
Perbekel Desa Kedis menyampaikan apresiasi kepada para kader. "Kader adalah ujung tombak kesehatan di desa. Tanpa kader, program stunting dan KIA tidak akan jalan. Dana Desa siap mendukung operasional Posyandu," tegasnya.
Kepala Puskesmas Busungbiu I, yang dalam hal ini diwakili oleh Kadek Suspenseli, SKM selaku Pj promkes, menekankan pentingnya update ilmu kader. "Sekarang tuntutan Posyandu bukan cuma nimbang. Kader harus bisa edukasi gizi, isi EPPGBM, dan deteksi dini. Harapannya, tidak ada lagi balita di Kedis yang terlewat tidak terpantau," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan simulasi Posyandu + komitmen bersama kader untuk mencapai target 90% kunjungan balita tiap bulan.
Dokumentasi: Tim Promkes UPTD Puskesmas Busungbiu I

Tidak ada komentar:
Posting Komentar